Divisi : Magnoliophyta
Kelas : Liliopsida
Anak kelas : Zingiberidae
Bangsa : Zingiberales
Suku : Zingiberaceae
Marga : Zingiber Mill.
Jenis : Zingiber officinale Roscoe [4]
Nama Daerah : Sumatera: halia (Aceh), sipodeh (Minangkabau), jahi (Lampung); Jawa: jae (Jawa), jhai (Madura); Kalimantan: lai (Dayak); Nusa Tenggara: jae (Bali), reja (Bima); Sulawesi: melito (Gorontalo), pese (Bugis); Maluku: sehi (Ambon), siwei (Buru), geraka (Ternate), gora (Tidore); Papua: lali (Kalana fat), manman (Kapaur) [5]
Rimpang [5]
Batang tegak. Daun kerap kali jelas 2 baris dengan pelepah yang memeluk batang dan lidah diantara batas pelepah dan helaian daun. Bunga zygomorph berkelamin 2. Kelopa berbentuk tabung, dengan ujung bertaju, kerap kali terbelah serupa pelepah. Rimpang agak pipih, bagian ujung bercabang, cabang pendek pipih, bentuk bulat telur terbalik, pada setiap ujung cabang terdapat parut melekuk ke dalam. Potongan bagian luar berwarna coklat kekuningan, beralur memanjang, kadang ada serat bebas. [6]
Senyawa Identitas : Shogaol [7]
Senyawa lain :
Minyak astiri (bisabolene, cineol, phellandrene, citral, borneol, citronellol, geranial, linalool, limonene, zingiberol, zingiberene, camphene), oleoresin (gingerol, shogaol), fenol (gingerol, zingeron), enzim proteolitik (zingibain), vit B6, vit C, Kalsium, magnesium, fosfor, kalium, asam linoleat, gingerol (gol alkohol pada oleoresin), mengandung minyak astiri 1-3% diantaranya bisabolen, zingiberen dan zingiberol. [6]
a. LD50 : LD50 6-ginggerol dan 6-shogaol adalah 250-680 mg/kg BB [6]
b. Data lain : [6]
a. Uji Praklinik :
Gastritis :
Uji Klinik :
Antiemetik :
Artritis :
Antiemetikum (Emesis, hiperemesis gravidarum (Grade B); motion sickness; pascabedah, mabuk kendaraan, mabuk laut, pascakemoterapi.), Gastritis (ulkus peptik karena infeksi H pylori (Grade C).), Artritis (Osteoarthritis, rematoid artritis (Grade C).) [6], Masuk angin, terkilir, leher kaku.
Sebaiknya tidak digunakan pada wanita hamil, ibu menyusui dan anak dibawah 6 tahun, meskipun pada penelitian klinik tidak ditemukan efek teratogenik pada bayi yg dilahirkan. Batu empedu, pasien berisiko perdarahan (karena dapat menghambat aktivitas tromboksan). [6]
Dilaporkan 6 gram serbuk jahe kering menunjukkan peningkatan eksfoliasi sel epithel permukaan lambung yang dapat berakibat ulkus, sebab itu direkomendasikan penggunaan pada perut kosong tidak lebih dari 6 gram. [6]
Antiemetik :
Gastritis :
Artritis :
Leher kaku :
Terkilir :
Masuk angin :